Kerusakan klasik untuk printer merek Canon adalah mati-total atau matot, lampu printer berkedip dengan warna hijau-oranye bergantian, saat ngeprint ngadat dan mengeluarkan pesan “Waste ink tank full”.Tipe kerusakan tersebut kebanyakan sama, dan penyebabnya karena penampung buangan tinta “berbentuk gabus” telah jenuh “waste ink tank full”. Untuk tipe printer canon memang penampung buangan tinta hanya terdiri dari gabus yang diletakan biasanya di dasar komputer.
Dengan teknologi flow system atau istilah kerenya printer di infus, membuat mudahnya dalam pengisian tinta. tanpa takut lagi kehabisan tinta saat mencetak. Kadang kala tinta tidak mengalir, atau tinta mengalir namun print head tidak mengeluarkan tinta. Solusi untuk ini biasanya dengan melakukan cleaning head lewat mintenance. Sebenarnya dengan melakukan cleaning print head kita telah menyedot tinta dan jika berlebih akan di buang di penampung.
Jika kerusakan telah terjadi, langkah yang harus kita ambil adalah mereset printer (istilahnya). Tujuan mereset printer adalah menghapus informasi tentang kondisi yang ada di printer, termasuk “waste ink tnk full”. Mereset printer ada dua metode: secara manual dan secara program. Untuk printer canon i255 memerlukan kedua-duanya (manual dan software)
Cara manual untuk i255
Cabut semua kabel
sambil menancapkan kabel power tekan tombol power (jangan dilepas)
tekan tombol resuem kemudian lepas (tombol power masih ditekan)
Tekan sekali lagi tombol resume kemudian lepas
Lepas tombol power
Langkah tersebut adalah mereset printer secara temporary (bila listrik di cabut masalah timbul lagi). untuk menyelesaikan sampai tuntas perlu di reset permanent dengan software, bisa di download gratis di download di sini atau mau ngopi ke saya juga boleh.
Begitu juga untuk seri atau merek yang lainya juga prinsipnya sama, yang berbeda mungkin hanya langkah dan softwarenya saja.
Namun semua itu belum menyelesaikan masalah secara total, selama gabus penampung buangan tinta masih jenuh
Jadi belajarlah membongkar printer sendiri, kemudian mengambil gabus, membersihkanya dan mengeringkanya. Atau kalau kretaif buatlah saluran tersendiri yang berfungsi membuang tinta buangan ke luar printer……
Pengolahan data merupakan salah satu langkah yang sangat penting dalam kegiatan penelitian, terutama bila diinginkan generalisasi atau kesimpulan tentang masalah yang diteliti. Hal ini disebabkan, data akan kurang mempunyai banyak arti, apabila disajikan dalam bentuk yang masih mentah (raw data), agar data mempunyai arti dan implikasi, haruslah disajikan dalam bentuk kesimpulan atau generalisasi. Sebagaimana diketahui dari pembahasan sebelumnya bahwa ditinjau dari jenisnya, maka data dapat dikategorikan kedalam:
1.Data kualitatif
Adalah data yang berhubungan dengan kategorisasi, karakteristik atau sifat sesuatu, misalnya: baik, sedang, kurang baik, dan tidak baik. Hal ini biasanya tidak berhubungan dengan angka-angka.
2.Data kuantitatif
Adalah data yang berhubungan dengan angka-angka, baik yang diperoleh dari hasil pengukuran, maupun dari nilai sesuatu data yang diperoleh dengan jalan mengubah data kualitatif kedalam data kuantitatif. Misalnya: skor tes.
Teknik yang dapat digunakan dalam pengolahan data meliputi:
1.Teknik non-statistik
2.Teknik statistic
3.Menggunakan alat computer
Prosedur
Setiap langkah dalam kegiatan penelitian antara satu dengan yang lainnya mempunyai kaitan yang erat. Khusus tentang langkah pengumpulan dan analisa data, antara keduanyabahkan mempunyai pengaruh timbal balik, data adalah dasar dalam pengujian hipotesis dan hal itu dilakukan melalui analisa data. Pada saat melakukan pengumpulan data sudah dipersiapkan sebelumnya alat yang digunakan. Alat itu dirumuskan berdasarkan masalah serta analisa variabel yang terkandung didalamnya.
Langkah-langkah dalam menganalisa data:
a.Penyusunan data
b.Klasifikasi (menggolongkan data)
c.Pemprosesan/pengolahan
d.Penafsiran dan penyimpulan
Untuk memudahkan pengolahan selanjutnya, maka dalam penyusunan perlu dipertimbangkan hal-hal berikut:
a.Hanya memasukkan data penting (urgen) dan benar-benar dibutuhkan
b.Hanya memasukkan data yang bersifat objektif dan
c.Hanya memasukkan data yang benar-benar autentik
d.Bila data dikumpulkan dengan teknik wawancara atau angket tak berstruktur, harus dibedakan antara informasi yang dibutuhkan (sebagai data) dengann kesan pribadi responden.
Teknik analisa kualitatif: yakni dengan menggunakan proses berpikir induktif. Untuk menguji hipotesis yang dirumuskan sebagai jawaban sementara terhadap masalah yang diteliti. Indusi dalam hal ini dibuat bertolak dari berbagai data yang terhimpun dengan selalu memperhatikan berbagai faktor yang teridentifikasi munculnya maupun yang tidak, karena semua itu sangat penting dalam membuat kesimpulan yang sah (valid).
Teknik analisa kuantitatif disebut juga dengan tenik statistik dan digunakan untuk mengolah data yang berbentuk angka, baik hasil pengukuran maupun hasil mengubah data kualitatif.
Pengujian hipotesis, data kualitatif menggunakan rumusan hipotesis nol atau hipotesis statistik. Dalam metode statistik cara pengujian hipotesis dilakukan menggunakan berbagai teknik dengan berbagai macam rumus, sesuai dengan masalah dan metode yang digunakan. Menerima dan menolak hipotesis sebagai hasil dari pengujian berdasarkan data dapat menghasilkan kesimpulan penelitian. Dalam membuat kesimpulan melalui pengujian hipotesis ada kemungkinan terjadi kesalahan, baik dalam menerima hipotesis yang seharusnya ditolak ataupun dalam menolak hipotesis yang seharusnya diterima.
Secara garis besar bentuk kesalahan dalam membuat kesimpulan melalui pengujian hipotesis ada dua macam, yaitu:
1.Kesalahan bentuk pertama, yaitu kesalahan dalam menolak hipotesis yang seharusnya diterima.
2.Kesalahan bentuk kedua, yaitu kesalahan dalam menerima hipotesis yang seharusnya ditolak.